Jun 03

Mungkin Anda tahu tradisi pensucian jaman dahulu, adalah harus direndam di pinggir sungai, meski cara ini sudah tidak lazim digunakan lagi sekarang.

Suatu pagi hari ada acara pensucian… pendetanya merendam orang yg mau disucikan sampai pinggang. Jemaat yang mau disucikan antri di pinggir sungai tersebut.
Tiba-tiba lewat seorang yang mabuk… sambil sempoyongan dia melihat banyak orang antri di pinggir sungai. Dia terus ikut antri…
Sampai tiba giliran dia, dia masuk ke sungai sebatas pinggang, berikut ini percakapan yang terjadi.
Pendeta memegang kepalanya dan menenggelamkan si orang mabuk tersebut lalu mengangkat dan bertanya, “Apakah Anda sudah menemukan TUHAN anakku?”
Orang mabuk menjawab,”Belum.”
Pendeta bingung… terus menenggelamkan si orang mabuk sekali lagi dan terus bertanya lagi, “Apakah Anda sudah menemukan TUHAN anakku?”
Lagi-lagi si orang mabuk menjawab,”Belum.”
Pendeta tambah bingung plus sedikit kesal. Dia tenggelamkan lagi sekali lagi dan sekali ini agak lama… dua menit penuh… Terus dia nanya lagi,”APAKAH ANDA SUDAH MENEMUKAN TUHAN ANAKKU?”
Jawab si orang mabuk: (sambil gelagapan) “Belum… Anda yakin dia tenggelamnya di daerah sini???”

pixel Orang Mabuk dan Pendeta
lg share en Orang Mabuk dan Pendeta
Tags: ,

written by Raynald Kartawan \\ tags:

2 Responses to “Orang Mabuk dan Pendeta”

  1. hicar Says:

    guooblokhahahahahaha

  2. iendhra Says:

    hahahha gilak :D hahaha bisa saja

Leave a Reply

[+] kaskus emoticons nartzco
Get Adobe Flash playerPlugin by wpburn.com wordpress themes

Get Adobe Flash playerPlugin by wpburn.com wordpress themes